Yusuf Mansur

Sambut Ramadhan dengan Ilmu

 

 

Meraih Ramadhan yang lebih baik tidaklah cukup dengan melakukan taubat dan istigfar, tetapi juga membutuhkan ilmu.

Dalam hal ini ilmu yang bisa membuat ibadah puasa ramadhan kita sempurna : fiqh puasa ramadhan, ditambah ilmu mengenai amalan-amalan utama di bulan Ramadhan, ilmu tentang zakat, juga mengenai aktifitas sebagian kaum muslimin menjelang dan saat Idul Fitri, juga setelahnya.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata : “Orang yang beramal tanpa ilmu bagai orang yang berjalan tanpa ada penuntun. Sudah dimaklumi bahwa orang yang berjalan tanpa penuntun tadi akan mendapatkan kesulitan dan sulit bisa selamat. Taruhlah ia bisa selamat, namun itu jarang. Menurut orang yang berakal, ia tetap saja tidak dipuji bahkan dapat celaan.”

Ibnu Taimiyah rahimahullah juga berkata : “Siapa yang terpisah dari penuntun jalannya, maka tentu ia bisa tersesat. Tidak ada penuntun yang terbaik bagi kita selain dengan mengikuti ajaran Rasul SAW.” (Miftah Daris Sa’adah, 1: 299)”

Umar bin ‘Abdul ‘Aziz juga pernah berkata : “Siapa yang beribadah kepada Allah tanpa didasari ilmu, mk kerusakan yg ia perbuatan lebih bnyk daripada maslahat yg diperoleh.” (Majmu’ Fatawa, 2: 282)

 

Exit mobile version