• home ym com


Sebaik-Baik Guru adalah Ayah dan Ibu

 

 ayah dan ibu

 

Kekuatan keluarga ada di ibu… Ada di ayah… Ayah dan ibu kuat, anak-anak ikut kuat insyaaAllah…

Tampak Mba Aniek Siti sedang ngajar anak-anaknya. Sebaik-sebaik guru adalah juga ayah dan ibunya…

Dan menyenangkan koq. Baik buat ayah dan ibunya. Juga buat anak-anaknya.

Kelak ini akan dikenang. Apalagi ga selalu di ruangan. Bisa belajar sambil ke pasar misalnya. Sambil silaturahim ke saudara, ke guru… Dan lain-lain momen yang tidak selalu harus di ruangan atau rumah.

Mudah-mudahan semua ayah dan ibunya bisa nyempetin ngajar anak-anaknya. Sebelum kemudian anak-anaknya dewasa dan terbang ke sana kemari dengan “sayapnya”.

You may also like...

7 Responses

  1. InsyaAllah Ustad, melihat dia tumbuh semakin besar membuat saya merasa bahagia, sedih (ha…) juga. Sekarang dia sudah lulus Taman Kanak-kanak. Sudah saatnya belajar di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Sebisa mungkin memberi pendidikan yg terbaik buat dia. Ya Allah mampukan kami dlm memberi pendidikan yg islami, bekal untuknya disaat dewasa kelak, Ya Allah jadikanlah anak2ku, anak2 kaum muslimin/muslimat semuanya menjadi anak yang sholeh/sholeha, menjadi orang yang amanah, aamiin Ya Allah Robbal’alamin
    Add me 7d45af15

  2. Semoga para ayah diberikan kekuatan untuk menjadi pemimpin di keluarganya. amiin

  3. pipin says:

    Amin..

  4. Shandi says:

    banyaknya di antara kita karena enggak paham jadi sering mengabaikan momen saat sama anak2, ortu juga wajib terus nyari ilmu, betul enggak ustadz?

  5. Supanto says:

    Amin ya robbal alamin
    Assalamu’alaikum

    LATAR BELAKANG LAHIRNYA PAYTREN.
    # Ini merupakan dasar pemikiran sekaligus visi dan misi dari beliau ust.yusuf mansur mendirikan paytren sebagai perusahaan multipayment yg berkembang pesat hingga saat ini bahkan akan segera menjadi perusahaan raksasa dibidang teknologi digital .

    Sebagian dari kita mungkin bertanya, Kenapa Ustadz Yusuf Mansur mendirikan PT. Veritra Sentosa Internasional (TRENI) dengan Produknya PayTren dengan Konsep Sistem Jaringan?

    Transaksi di Indonesia
    Mari kita buka wawasan seluas-luasnya tentang awal mula berdirinya PayTren. Pernah tidak kita perhatikan iklan di Televisi sebelum tahun 2010 dan ketika 2013 sampai sekarang? Dulu ada iklan Bank tuh yang mengajak kita “Tingkatkan Saldo Tabungan Anda di Bank Kami” nanti akan mendapat Mobil, Motor, TV, dan lain-lain jadi pesan yang ingin disampaikan mengajak orang-orang untuk menabung. Tapi coba perhatikan sekarang-sekarang, Konsep iklannya sama cuman pesan yang disampaikan berbeda “Tingkatkan Transaksi Anda” Ko kenapa TREN nya mengarah ke Transaksi? Ada apa dengan Transaksi? Tidak hanya itu, Ketika Anda berbelanja ke Minimarket dan mau bayar ke Kasir, Apa yang mereka tawarkan? “Pulsanya sekalian Pak/Ibu?” atau menawarkan pembayaran lainnya. Itu transaksi lagi. Semakin lama dari tahun ke tahun semakin TREN nya ke arah transaksi sampai Perusahaan yang bukan dibidangnya pun seperti Pegadaian, dan lain-lain pun menawarkan transaksi. Bayar Listrik, Telpon, dan lain-lain bisa ke kami.

    Tau tidak, mengapa mereka melakukan Bisnis Transaksi? Logikanya seperti ini, yang namanya transaksi itu kebutuhan orang, setiap orang pasti melakukan bayar pulsa, listrik, pdam, dan lain-lain ataupun untuk belanja juga. Nah disetiap transaksi ini setiap perusahaan selalu mendapatkan Fee atau biaya admin. Dan Perlu kita ketahui bahwa untuk salah satu Minimarket saja, mereka dari transaksi bisa mendapatkan untuk Puluhan Milyar se Indonesia dalam waktu per bulannya. Wooow, itu besar atau kecil? Itu baru salah satu minimarket belum yang lainnya dan belum Bank juga. Sehingga tidak heran, untuk transaksi saja tahun 2014 kemarin uang yang menguap dari Transaksi saja bisa mencapai 400 Triliyun, itu uang yang menguap alias tidak jelas kemananya. Oleh karena itu lah Ustadz Yusuf Mansur mendirikan TRENI dengan Produknya PayTren. Sangat menggiurkan kan?

    Latar belakang Ustadz Yusuf Mansur membuat PayTren hanya untuk membagi keuntungan kepada Masyarakat. Jadi kita tidak hanya sebagai Konsumen saja tapi diikut sertakan dalam pelaku Bisnis. Dimana disetiap transaksi dikembalikan dalam bentuk Cashback, disana TRENI membagikan keuntungan kepada semua Mitra-mitra yang berperan aktif bertransaksi ataupun berbisnis. Jadi lebih pilih mana? Transaksi melalui PayTren atau melalui Bank ataupun perusahaan lain yang belum jelas mau membagikan keuntungannya. Selain dari itu, perlu Anda ketahui, setiap transaksi Anda akan bernilai sedekah, kenapa? Sungguh mulia dari Ustadz Yusuf Mansur, beliau buat PayTren tidak untuk cari keuntungan sendiri tetapi 100% keuntungan disedekahkan kembali untuk PPPA DarulQur’an maupun kegiatan sosial lainnya.

    Apalagi dengan konsep jaringan yang berada di jalur syariah, semua mitra bagaikan Owner yang memiliki perusahaan ini. Kenapa harus sistem jaringan? Jaringan itu Adil lho, orang yang kerja keras akan mendapatkan hasil sesuai kinerjanya dibanding orang yang ikhtiarnya kurang. Terus di sistem jaringan adanya pembinaan, jadi Sponsor atau Upline harus membina mitra-mitranya, jadi jangan iri kalau ada mitra bilang, wuih enak saya kerja dia yang dapat hasil. Nah kalau kita tidak diperkenalkan PayTren dan tidak dibina oleh Upline atau Sponsor apakah bisa sukses juga. Jadi secara syariah ini sudah Syar’i adil dari pembagian hasilnya. Dan dengan Konsep jaringan ini bisa membentuk komunitas yang bisa mempererat persaudaraan ataupun bisa saling bantu sesama mitra terutama dari Upline kepada Mitra dibawahnya.

    PayTren menuju 10 juta komunitas, ini yang menjadi Visi utama Ustadz Yusuf Mansur. Jika seandainya mencapai 10 Juta komunitas itu akan menjadi kekuatan untuk diarahkan ke yang lebih baik terutama dari segi perekonomian di Indonesia. Dengan menerapkan Konsep Indonesia Berjamaah impian Kami Komunitas PayTren ingin “Beli Ulang Indonesia”. Saat ini seperti yang kita tahu bahwa aset-aset Indonesia sebagian dimiliki asing, padahal itu aset vital. Misalkan saja Telkomsel dan Indosat itu sebagian besar sudah dimiliki asing padahal itu kan BUMN yang semestinya milik rakyat Indonesia. Jadi seandainya kita punya kekuatan 10 Juta Komunitas ingin bisa untuk membeli aset vital kembali ataupun menghindari jangan sampai ada lagi aset Indonesia dibeli asing. Kalau perlu Komunitas kita yang beli. Misalkan saja, Telkomsel jual saham 10 Triliyun, tidak ada pengusaha Indonesia yang mampu yang bisa beli. Tapi kita Insya Allah bisa, berjamaah kita patungan anggaplah 1 juta per orang itu bisa sampai 10 Triliyun jika mencapai 10 juta komunitas. Dan bagi mereka yang patungan pastinya dapat untuk setiap perusahaan yang dibeli untung. Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat yang seharusnya terjadi.

    Inilah alasan Ustadz Yusuf Mansur mendirikan TRENI dan Buat PayTren, bagi Anda yang ingin sukses, berkah, dan Support untuk Indonesia Berjamaah lewat 10 Juta Komunitas. Amankan posisi anda sekarang juga…!!!

    Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi :

    Manager marketing paytren

    WA : 081808066555
    BBM : 5E2DD231
    http://www.bestpaytren.com/supanto

  6. Pastiguna says:

    terima kasih buat ayah ibu, selama ini saya kurang bersyukur bahwa saya mempunyai kalian yang sangat luar biasa

  7. rohenah says:

    Bismillah…
    Buat sahabat2 yg ingin punya usaha sendiri di rumah, gunakan HP nya menjadi sumber penghasilan.
    – dikelola secara SYARI’AH
    – modal terjangkau
    – bisa untuk semua kalangan
    – owner UST YUSUF MANSUR.
    – Tidak terikat waktu dan tempat
    – resiko minim , potensi penghasilan besar
    – Aplikasinya multi manfa’at
    inbox sy untuk info & pendaftaran !
    WA:+886983819452
    BBM: 56122DBC atau klik web saya👇🏼👇🏼👇🏼
    http://www.bestpaytren.com/adhnitn0020377

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.