Sebaik-Baik Muslim adalah yang Memaafkan

wirda

Oleh: Wirda Salamah ‘Ulya

Lagi nonton TV, tiba-tiba Mamah saya bilang gini, “Mamah sih percaya ya. Orang kafir akan berusaha mengejar apapun yang mereka mau. Dan itu berhasil. Dia mau ini dia mau itu, ya tercapai. Tapi bisa jadi keberhasilan itu justru yang malah merusak diri mereka sendiri.”

Setelah beberapa menit, saya ngangguk-ngangguk. Dan bergumam, “Bener juga ya kata Mamah”. Pantes Allah selalu bilang di dalam Al-Qur’an, selalu ngingetin kita buat gak mengejar dunia secara berlebihan. Sebab dunia itu hanya tipu daya. Jabatan, kekayaan, status jomblo, itu hanya sementara. Sementara. Sedangkan tujuan hidup itu satu, yaitu, kita hidup untuk ibadah. Kejarlah duniamu, akhirat meninggalkanmu. Kejarlah akhiratmu, dunia akan menjadi milikmu.

Sebagai bagian dari penghafal Qur’an, meskipun kualitas hafalan saya gak secanggih teman-teman yang lain. Tapi, jujur aja sangat sangaaaatt sakit hati ketika mendengar statement itu. TAPI, yah tetep khusnudzhan aja.

Intinya gini. Sebaik-baik muslim, yaitu yang memaafkan. Sebaik-baik muslim, yang gak nyimpen dengki sekalipun sama siapapun. Siapapun.

Lagian, kita juga gak tau kepada siapa hidayah Allah itu turun. Banyakin doa aja. Dan yang paling penting, kita, yang Muslim jangan sampe goyah. Tetep di posisi, tetep di formasi, jangan mencar jangan roboh jangan runtuh.

Dan yang pasti! Dibalik kejadian pasti ada hikmahnya.

Sekian & Terima Kasih.

You may also like...

6 Responses

  1. moh nurudin says:

    Jatuh bangun dalam dunia bisnis itu biasa..
    yang terpenting adalah bagaimana sikap kita saat menghadapi “JATUH”
    Klo Jatuh.. Bangun..
    Jatuh lagi.. Bangun lagi..
    dan seterusnya sampai kita gak lagi jatuh..
    ( Seperti Bayi Yang Sedang Belajar Berjalan )
    Dan itu yang dinamakan Berada di PUNCAK KESUKSESAN..
    Sampai jumpa disana ya…
    Untuk sukses kita harus kerja cedas dan kerja keras, kerja cerdas dengan cara kita harus terus belajar dan mencari cara termudah dan tercepat ketika menjalankan bisnis paytren ini. Kerja cerdas berarti mengharuskan kita untuk bisa terus bangkit dan semangat ketika kita jatuh dan gagal, Kalau jatuh ya bangun lagi, jatuh lagi bangun lagi terus sampai kita sukses. . . . semangat kawan.

  2. Assalaamua’laikumm..

    Yukk!! Berbisnis sambil Bersedekah bersama Ust.Yusuf Mansur DI PAYTREN..
    >> Membuat HP kita mempunyai nilai tambah
    >> Mengubah Pengeluaran menjadi PENGHASILAN
    >> Selalu ada CASHBACK di setiap transaksi
    >> Bernilai SEDEKAH disetiap keuntungannya.

    Insya Allah SUKSES bisnisnya BERKAH hidupnya
    Aamiin..

    Yukk Gabung !! klik link dibawah ini.
    https://goo.gl/BiMW1e

    INFO :082214288518
    BBM : D67A0556

  3. MARWANDI says:

    Assalamualaikum
    SEMANGAT PAGI

    Apapun Profesi kerja anda.
    Apapun Agama anda.
    Apapun Latar belakang anda.
    Apapun Kelamin anda
    Apapun Partai anda.
    Dimanapun anda berada.

    PASTI anda Butuh BELI pulsa / Token PLN
    TIKET PESAWAT/KERETA
    BAYAR Listrik BPJS
    LEASING TELPON
    TV CABLE/VISION dll.

    Kecuali TARZAN tinggal di Hutan.

    Paytren adalah MERAH PUTIH hasil produk Anak bangsa Ustadz. Yusuf Mansur dan untuk semua anak bangsa indonesia bahkan seluruh dunia.

    Paytren memberi kemudahan transaksi dimanapun dan kapanpun 24 jam.
    Tiap transaksi dpt cascback dan bernilai sedekah / sosial ibadah
    Jadikan pengeluaran anda menjadi PENGHASILAN jutaan/minggu lewat Paytren.

    Mau tau caranya
    Klik http://www.bestpaytren.com/marwandi

    silahkan hub

    WA/Telegram 089637111991
    Bbm 56A5707F

  4. Tommy Siregar says:

    Kecuali terhadap AHOK gak ada maaf…. dasar kalian MUNAFIK

    • sal says:

      Kita dibilang dan dituduh munafiq?
      Mungkin karena dosa2 kita, atau karena tidak sependapat dengannya, atau karena tidak mau ikut/sepihak dengannya, atau lainnya.
      Tidak perlu khawatir dituduh atau dibilang munafiq, apalagi sampai tersinggung. Memang seharusnya kita harus selalu punya sifat khawatir bahwa diri kita ini adalah munafiq. Justru orang2 yang sudah tidak punya sifat khawatir dirinya bukan munafiq, sebenarnya mereka lah yang terjatuh kepada sifat munafiq yang sebenarnya.
      Al Hasan Al Bashri berkata,
      مَا خَافَهُ إِلاَّ مُؤْمِنٌ ، وَلاَ أَمَنَهُ إلِاَّ مُنَافِقٌ
      “Orang yang khawatir terjatuh pada kemunafiqan, itulah orang mukmin. Yang selalu merasa aman dari kemunafiqan, justru itulah yang munafiq.”(Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 491)
      وقال ابنُ أبي مُلَيْكَة : أَدْرَكْتُ ثَلاَثِيْنَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبيِّ – صلى الله عليه وسلم – كُلُّهُمْ يَخَافُ النِّفَاقَ عَلَى نَفْسِهِ .
      “Ibnu Abi Mulaikah pernah berkata: Aku telah mendapati 30 orang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, semuanya khawatir pada dirinya tertimpa kemunafiqan.” (HR. Bukhari no. 36)
      Khawatirilah diri2 kita sendiri terhadap kemunafiqan. Jangan pedulikan celaan atau tuduhan orang lain.

  5. kamila says:

    Aamiin ya Allah

    Assalamualaikum wr wb

    Gabung bersama kami di PayTren USTAD YUSUF MANSUR
    Bisnis sambil bersedekah insak Alloh berkah.
    sukses bisnisnya berkah hidup nya.

    Bisnis yg benar benar bisa buat mandiri dan pendapatan yg luar biasa hebat.
    Info pendaftaran PayTren :
    http://www.leadertreni.net/kamila

    BBM.54152DC5
    WA 081939430454

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like