Yusuf Mansur

Selamat Hari Guru

Yusuf Mansur

 

 

Setiap hari, hari guru… ga mungkin kita ada, dengan izin Allah, tanpa keberadaan para guru, baik formal, maupun non formal.

Selamat hari guru untuk para guru. Bukan pemerintah yang bisa ngangkat derajat para guru. Mereka aja sedang  kepuyengan dan malah butuh doa kita. Bukan pula yayasan, sekolah, pesantren, walimurid, walisantri, manajemen lembaga yang bisa mencukupi rizki para guru.

Hanya Allah yang bisa jadi tempat mengadu, seperti selama ini. Hanya dari Allah saja rizki para guru dan juga untuk semua yang bukan guru. Banyak-banyak petik saja amal saleh, yakni dengan doa-doa pada saat sebelum dan setelah ngajar. Minta sama Allah karena sebaik-baik bayaran adalah dari Allah.

Segala doa tercurah untuk para guru. Sebaik-baik ngarep juga bukan ngarep ke anak murid, tapi asli cuma ke Allah. Allah tak akan pernah mengecewakan. Siapa yang bakal ngebela para guru? Jawab dengan pasti, Allah. Walaupun mungkin jawabnya sambil sedih sebab merasa ga ada atau ga diperhatikan.

 

 

Am I guru? I wish I can be guru. I hope I can be guru. I wanna be guru. Please pray for me too… Are you guru? Sebaiknya, whoever you are, berprofesi sebagai apa pun harusnya tetap jadi guru juga. Belajarlah jadi guru. Mengajarlah. Menyenangkan sekali, kok..

Saya suka netes air mata kalo ada orang kaya, orang sukses, mau ngajar ke sekolah-sekolah, ke kampung-kampung, ke kampus-kampus… Tambah netes, kagum, bila ada seorang anak, ketika ditanya tentang cita-citanya, dijawab, “Mau jadi guru…”.

Keikhlasan seorang guru, termasuk keikhlasan dari orang-orang yang luar biasa. Selalulah berusaha riang, senyum, dan jalanin saja, apa adanya. Meski tanpa diminta, bahagiakan di hari ini dan hari-hari setelah, ganti berganti, guru-gurumu. minimal, doakan beliau-beliau. salam.

InsyaaAllah ada sesuatu yang saya mau lakukan untuk para guru di seluruh tanah air… insyaaAllah. Untuk sementara biar Allah aja yang tau…

Exit mobile version