• home ym com


SIGAB DaQu Support Bantuan untuk Warga Purworejo

SIGAB DaQu Support Bantuan untuk Warga Purworejo

 

Lagi… Indonesia didera kabar pilu. Beberapa hari lalu, bencana longsor datang melanda warga Purwerejo, Jawa Tengah. Tak sedikit, yang menjadi korban dalam bencana longsor kali ini. Sedikitnya, ada sekitar 40 lebih jiwa meninggal dunia dan belasan masih dinyatakan hilang.

Entah, karena akibat dari di segala dosa kita atau teguran bagi kita. Mengingat, sebelumnya erupsi dan gempa bumi, belum lama menghampiri. Sesungguhnya, apapun maknanya, hanya Allah yang mengetahui.

Tugas kita sebagai umat manusia, bersama-sama melewati itu semua. Dengan saling bahu-membahu meringankan kesedihan bersama. Meskipun, tak banyak yang bisa dilakukan, setidaknya kita berusaha untuk ada satu sama lain.

Upaya ini lah yang dilakukan tim SIGAB, selalu ada untuk semua yang membutuhkan. Seperti saat ini, tim SIGAB telah berada dilokasi longsor Purwerejo, sejak beberapa hari yang lalu. Berupaya memberikan kebutuhan warga dengan maksimal. Baik dalam perihal kebutuhan sehari-hari, hingga kesehatan maupun psikologi anak-anak dan orang tua.

Kepala Cabang PPPA Daarul Qur’an Yogjakarta, Maulana Kurnia Putra mengatakan, tepat empat hari yang lalu, tim PPPA Daarul Qur’an cabang Jogja, tim SIGAB DaQu dan relawan tiba di lokasi. Saat itu pula, langsung mendirikan posko di Kampung Rukem, Desa Sudimulyo.

Ia berkata,” Alhamdulillah, bantuan telah diberikan kepada ratusan warga di sana. Berupa, beras, sayuran dan makanan sehat lainnya.” Mengingat, hingga saat ini satu-satunya akses menuju Kp Rukem lumpuh total sejak lima hari yang lalu.

Ditambah, para warga belum mendapatkan bantuan dari pihak manapun. Dan, baru PPPA Daarul Qur’an yang mendampingi warga. Padahal, lanjut ia, sedikitnya ada 130 kk, dengan 400-450 jiwa yang berdiam di sana, termasuk anak-anak dan lansia.

Ia menceritakan, warga, relawan dan tim SIGAB masih berusaha membersihkan akses tersebut, sejak tiga hari lalu. Namun, masih belum bisa dilalui, hingga saat ini. Melihat, tebalnya tanah longsor dan puing-puing pepohonan tumbang maupun material bangunan yang menutupi jalan.

“Akibat tanah longsor lima hari yang lalu, ada 14 rumah di Kampung Rukem yang membutuhkan recovery secepatnya,” ungkapnya.

Untuk saat ini, tim SIGAB beserta relawan berupaya untuk memenuhi kebutuhan logistik sehari-hari dan membangun dapur umum. InsyaAllah, mulai besok, SIGAB akan menyalurkan tim medis dan trauma healing untuk anak-anak melalui Mobile Qur’an.

Ia menyebutkan, ada dua titik longsor utama yaitu di daerah Caok dan Donorati. Alhamdulillah, di sana sudah banyak didirikannya posko bantuan. Baik, Baznas, Dompet Dhuafda, PMI, SARNAS, Telkomsesl, PKS dan lainnya. Sampai hari ini, evakuasi masih dilakukan oleh TNI, Polri, dan relawan.

“Terima kasih kepada mayarakat Indonesia, atas doa dan dukungannya. Karena, perhatian dari bangsa dan tanah airnya yang dibutuhkan warga Purwerejo saat ini,” tuturnya.

 

(Sumber: PPPA Daarul Quran)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.