• 2-iklan BYM

  • 4-banner-sto

  • home ym com

  • Tahfizh Camp artikel

  • 8ac0a7a2-b1f7-43d2-998d-1ef08bc4e4a4

  • sedekah online
  • sedkah produktif

Tapi Boleh Ga Minta Upah?

upahBoleh ga minta upah dalam berdakwah?

Asal masih batas-batas yang wajar, ga apa-apa.

Tapi kalo udah sampe minta jutaan, ga mau datang kalo ga mau dibayar, ini yang ga boleh.

Hidupilah agama, jangan hidup dari agama.

Hidupilah dakwah, jangan hidup dari dakwah.

Apa aja, asal sewajarnya, insyaAllah aman-aman saja.

Mudah-mudahan semua kawan yang memilih jalan dakwah, punya usaha, punya bisnis, punya pekerjaan, yang membuatnya sangat cukup u/ berdakwah, dan bahkan membiayai perjalanan dakwahnya.

You may also like...

19 Responses

  1. zacky faozan says:

    tp pernah ada tuh tad, yg minta tarif untk acara da’wah nya..
    kl g nyampe sm target, y g datang.
    gmna tuh hukum’nya dlm islam?

  2. dewi yana says:

    Sebagai ulama, Da’i, atau Ustadz atau aktivis dakwah, di mana saja berada, harus memiliki sumber ma’isyah (kehidupan). Sebaiknya, jangan sekali2 hidup dari dakwah. Jangan sekali2 mengharapkan/menetapkan bayaran dan jangan sekali-kali meminta2 pada manusia.

    Para pendakwah harus bangga dan merasa bahagia karena tergabung dalam dakwah ilallah. Allah berfirman: “Katakanlah, dengan karunia dan rahmat Allahlah kamu bergembira. Karunia dan rahmat Allah itu jauh lebih baik dari harta yang mereka kumpulkan”. (QS. Yunus : 58). Karunia Allah itu adalah Al-Qur’an, sedangkan rahmat-Nya ialah bahwa Allah jadikan mereka (para Ustadz, Kiyai) sebagai orang2 yang mengajar dgn dasar Al-Qur’an dan menegakkan nilai2 Al-Qur’an. dan juga karunia Allah pada mereka adalah Allah pilih mereka menjadi Da’i sesuai Al-Qur’an.

  3. riza wibowo says:

    Sebetulnya ga ada ustadz yg mw dibayar, tapi berhubung org indonesia ga enakan, jadi kalimatnya “gak enak ah klo gak ngasih” lalu org lain yg tdk tau lebih jauh mengatakan ah ustadz A tarifnya sekian, ustadz B sekian. Padahal dia belum tau seutuhnya,

  4. murni says:

    semoga bisa meneladani yg baik dan istiqomah demi menggapai ridho Alloh SWT… insyaAlloh… aamiin Yaa Robbal’aalamiin…

  5. deni says:

    kalo mengutip tulisannya ustad felix
    dakwah itu kewajiban tiap muslim,
    “sampaikanlah, walaupun hanya satu ayat”

    logikanya kalo dakwah minta tarif itu sama aja bilang
    “oke saya mau sholat, kamu bisa liat saya sholat, berapa lama saya sholat, dan surat apa saja yang akan saya baca dalam sholat saya, tapi KAMU HARUS BAYAR SAYA SEKIAN JUTA”
    ini kan ngaco
    tapi kalo dikasih sih bole aja
    bahkan rosulullah pun menerima hadiah
    tapi kalo pasang tarif dalam dakwah, berapapun itu, menurut saya kayaknya aneh

  6. hadex says:

    harus dibedakan antara ulama dan tukang ceramah.

  7. bintang says:

    Pengalaman yg udh ada pada tahun 2007, saya dipercaya memegang program buka puasa pada station tv saya bekerja, dan pada waktu itu yang menjadi pendakwah “ustad j…” dan mematok harga yang tinggi untuk seorang ustad, dikarenakan pd waktu itu beliau sangat terkenal maka pimpinan saya mengiya kan nilai honor yg tinggi yg diminta beliau, saya dan tim saya jadi merasa aneh, karena buat kami, better mengontrak artis untk bicara, jls2 mempunyai nilai honor yg komersil, drpd seorang ustad yg seharusnya mengamalkan agama islam, dan selalu memikirkan duniawi dan azas manfaat karena mempunyai ilmu islam yg lbh. Apa memang semua ustad spt itu pd honor station tv dan mematok honor smp jutaan?

  8. maswanz says:

    betul Tadz…
    jadi inget kata-kata KH. Ahmad Dahlan: “hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan hidup dari Muhammadiyah”

    dan saya salut dulu saat ayah saya bekerja di LP (penjara) Sukamiskin Bandung, tiap bulan mengundang AaGym (saat itu belum terkenal sekitar tahun 1999-2000) beliau tidak pernah mau menerima upah, malah beliau yang membawakan ratusan kotak nasi buat penghuni LP..

  9. beranikah kita mendustakan ayat alquran???????
    jelaslah perintah alloh u berdakwah tanpa meminta upah walaupun hanya sepeser!!!!!!!!!!!! insyaalloh ust yusuf mansyur tidak pernah meminta upah apalagi sampai minta DP,,,,,SEMOGA USTAD DMUDAHKAN SEGALA URUSAN DALAM MEMBELA AGAMA ALLOH SWT.AMIIN

    Mereka Itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, Maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: “Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan.” Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan untuk seluruh ummat. (QS. 6 AL-AN’AM:90)

    Katakanlah: “Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Tuhan nya. (QS. 25 AL-FURQON:57)

    Atau kamu meminta upah kepada mereka?”, Maka upah dari Tuhanmu adalah lebih baik, dan Dia adalah pemberi rezki yang paling baik. (QS. 23 AL-MU’MINUUN:72)

    Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; Upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. (QS. 26 Asy Syu’araa’:109)

    Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; Upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. (QS. 26 Asy Syu’araa’:127)

    Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu, Upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. (QS. 26 Asy Syu’araa’:145)

    Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; Upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam. (QS. 26 Asy Syu’araa’:164)

    Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; Upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. (QS. 26 Asy Syu’araa’:180)

    Dan (dia berkata): “Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepada kamu bagi seruanku. Upahku hanyalah dari Allah dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Tuhannya, akan tetapi aku memandangmu suatu kaum yang tidak Mengetahui”. (QS. 11 HUUD:29)

    Hai kaumku, aku tidak meminta upah kepadamu bagi seruanku ini. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. Maka tidakkah kamu memikirkan?” (QS. 11 HUUD:51)

  10. TIDAK BOLEH MEMINTA UPAH NAMUN JIKA ADA JAMAAH YG MEMBERI MAKA SILAHKAN D AMBIL U MENJAGA JGN SAMPAI MEREKA KECEWA JIKA D TOLAK,………………….NAMUN LEBIH INDAH JIKA KITA MEMBERI DI BANDING MENERIMA,,,,, SAYA YAKIN USTAD YUSUF SERING MENCOTOHKAN SEPERTI ITU

  11. arintia says:

    ada kok Ustradz, yang sudah pasang harga kalo jauh sekian kalo deket sekian..
    trs gmn itu?..

  12. Asiyati says:

    Ustadz, tp kok ya gk sedikit jg ya Ɣªήƍ klau pas mengundang ƙïtά hrs ngasih Dp dan tarifnya sekian jg dah disebutin. Itu gmn Tadz? Ada jg Ɣªήƍ gk pasang tarif tp entah knp waktu dipanggil lg kok alasan ini itu gk bs hadir, kami jαϑî suudzon jngn2 amplopnya kurang. Gmn tuh tadz?

  13. mas narto says:

    Semoga ustad ym bisa datang ngaji Di toli2, sulteng kan uda banyak dwitnya

  14. mas anton says:

    special case kalo di TV ya harus ada “fee”nya, apapun bentuk acaranya
    karena TV itu komersil, TV dapat income dari Iklan yang juga ada tarifnya, kecuali nampil di TVRI boleh tuh gratis kan tv publik
    masalah dananya mau dipake sendiri ama ustadz apa dikemanakan itu dikembalikan ke ybs, urusan beliau sama Alloh, bukan domain kita umat, (meskipun idealnya menurut saya ambil hanya untuk urusan operasional dakwah) yang lebih penting yang disampaikan berupa kebenaran (wallohu a’lam

  15. junaidi haykal says:

    Masih lebih baik ngasih uang ke ustadz daripada duitnya dibuat nonton konsernya ariel yg jelas2 pezina dan merusak rumah tangga orang!!!!!
    Dalam islam berzina dengan istri orang dosanya lebih besar daripada berzina dengan pelacur!! tetapi sejatinya berzina tetaplah dosa besar

  16. Nn says:

    Coba aje ente undang salah satu ust. KOndang tanpa ente bayar.. untuk bersilaturahmi ke kampung ente.. mau gak beliau hadir..

  17. reza says:

    Dalam islam tidak ada toleransi,salah tetap salah,benar tetaplah benar..
    Tidak ada perintah alloh dan tidak dicontohkan rosul..
    Kalo pekerjaan jangan berdakwah,kebanyakan orang berdakwah adalah pekerjaan..
    Berdakwah itu kewajiban bukan pekerjaan..
    Harus bisa membedakan antara kewajiban dan pekerjaan..
    Kalopun cari kerja jangan dari dakwah tapi berdagang seperti yang dicontohkan rosul..

  18. malik says:

    tetangga ane seorg ustad ( kl kt org org mahh ),, punya mbl, rumahnya gede, anak 3, cm usaha ngoceh se ayat dua ayat doang ke masjid masjid,, hebaatt yaa

  19. tantan says:

    Mungkin baiknya kita tidak menyebutnya sebagai bayaran tuk Ceramah, tp kita menyebutnya Sebagai HADIAH untuk Penceramah.. klo hadiah bebas..

    Dan jangan sampe kita pelit sama orang yg berjuang dijalan Allah (Ulama), tp kita malah Royal tuk manggil Orkes Dangdut….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.