Tidak Ada Balasan Untuk Kebaikan Kecuali Kebaikan Pula

Kita melakukan perbuatan baik adalah karena perintah Allah. Hal jazi`ul-aḥsāni illal-iḥsān. Tidak ada balasan untuk kebaikan kecuali kebaikan (pula). (Ar-Rahmaan: 60)

 هَلْ جَزَآءُ ٱلْإِحْسَٰنِ إِلَّا ٱلْإِحْسَٰنُ

Kudu percaya. Kudu ngimanin. Jadi enteng berbuat baik walau ga ada satu manusia pun liat, menghargai, membalas. Ga ada urusannya juga. Dan sebaliknya juga. Allah pasti akan membalas dan mencatat perbuatan jelek, buruk, salah, dosa juga maksiat. Walau ga ada saksi satu pun. Kecuali yang bertaubat. Bismillaah. Sekalian kita beristighfar saja. 100 istighfar pagi ini.

Tidak Ada Balasan Kebaikan Kecuali Kebaikan Pula

Istighfar itu selain untuk meminta ampunan dan bertobat dia juga bisa menolak bala. Istighfar juga menarik rezeki.

Tahu cerita tukang roti yang ingin bertemu Imam Ahmad bin Hambal? Imam Ahmad bin Hambal merupakan murid Imam Syafi’i. Orang juga mengenalnya dengan nama Imam Hambali. Di masa akhir hidup Imam Hambali ingin sekali menuju ke salah satu kota di Irak. Padahal tidak ada janji sama orang dan tidak ada hajat. Akhirnya Imam Ahmad pergi sendiri menuju ke Kota Bashrah. Saat tiba di sana sudah masuk waktu Isya’. Imam Hambali pun ikut shalat berjamaah isya di masjid, beristirahat. Begitu selesai shalat dan jamaah bubar, Imam Ahmad ingin tidur di masjid, tiba-tiba marbot masjid datang menemui Imam Hambali sambil bertanya “Kenapa syaikh (orang tua)? Mau ngapain di sini?”

Marbot tidak tahu kalau orang yang ditanya adalah Imam Ahmad bin Hambal. Sang imam tidak memperkenalkan diri. Imam Ahmad kemudian berkata. “Istirahat, saya musafir”

Marbot pun menyahut, “Tidak, tidak boleh tidur di masjid. Maka, marbot masjid pun mendorong Imam Ahmad untuk keluar dari masjid. Marbot kemudian mengunci pintu masjid. Imam Ahmad kemudian bermaksud tidur di teras masjid. Namun, ketika sudah berbaring di teras masjid marbot datang lagi, marah-marah kepada Imam Ahmad. “Mau ngapain lagi syaikh?” Kata marbot. “Mau tidur, saya musafir” kata imam Ahmad.

Tidak Ada Balasan Untuk Kebaikan Kecuali Kebaikan Pula

Lalu marbot berkata, “Di dalam masjid tidak boleh, di teras masjid juga tidak boleh”. Marbot mengusir Imam Ahmad. Imam Ahmad menceritakan bahwa dia terdorong sampai jalanan.

Di samping masjid ada penjual roti rumah kecil sekaligus untuk membuat dan menjual roti.

Penjual roti ini sedang membuat adonan. Dia melihat kejadian Imam Ahmad terusir oleh marbot tadi. Saat imam Ahmad sampai di jalanan, penjual roti itu memanggil dari jauh “mari syaikh, anda boleh nginap di tempat saya, saya punya tempat, meskipun kecil” Kata imam Ahmad “baik”. Imam Ahmad masuk ke rumahnya, duduk dibelakang penjual roti yang sedang membuat roti (dengan tidak memperkenalkan siapa dirinya, hanya bilang sebagai musafir). Penjual roti ini punya perilaku unik, kalau imam Ahmad ngajak ngomong, dijawabnya.

Kalau tidak, dia terus membuat adonan roti sambil melafalkan istighfar, astaghfirullah. Saat meletakkan garam astaghfirullah, memecahkan telur astaghfirullah, mencampur gandum astaghfirullah. Selalu mengucap istighfar. Ingat bahwa tidak ada balasan untuk kebaikan kecuali kebaikan pula. Imam Ahmad memperhatikan terus. Lalu imam Ahmad bertanya “sudah berapa lama kamu lakukan ini?”

Tukang Roti yang Senang Istighfar

Orang itu menjawab “sudah lama sekali syaikh, saya menjual roti sudah 30 tahun, jadi semenjak itu saya lakukan”. Imam Ahmad bertanya : “Apa hasil dari perbuatanmu ini?”

Orang itu menjawab karena istighfar semua permintaan saya dikabulkan Allah. semua yang saya minta ya Allah…., langsung diterima.”

Mmemang Nabi saw pernah bersabda, “Siapa yang menjaga istighfar, maka Allah akan menjadikan jalan keluar baginya dari semua masalah dan Allah akan berikan rizki dari jalan yang tidak disangka-sangkanya. Lalu orang itu melanjutkan, “Semua dikabulkan Allah kecuali satu, masih satu yang belum Allah kabulkan”. Imam Ahmad penasaran kemudian bertanya “apa itu?”

Istighfar Pewujud Hajat

Kata orang itu, “Saya minta kepada Allah supaya dipertemukan dengan imam Ahmad”. Seketika itu juga imam Ahmad bertakbir, “Allahu Akbar, Allah telah mendatangkan saya jauh dari Bagdad pergi ke Bashrah dan bahkan sampai didorong-dorong oleh marbot masjid itu sampai ke jalanan karena istighfarmu” Penjual roti terperanjat, memuji Allah, ternyata yang di depannya adalah Imam Ahmad.

Selamat ber-Ar-Rahmaan pagi. Sebagai bagian dari AYM4Surah. Amalan Yusuf Mansur Empat Surah. Hehehe. Penamaannya buat memudahkan saja. AYM4Surah. Yaasiin, Ar-Rahmaan, Al-Waaqi’ah, Al-Mulk.

Plus SIT. Sedekah, Shalawat, Istighfar, Tasbih.

Ingat sekali lagi tidak ada balasan untuk kebaikan kecuali kebaikan pula.

***

Buku tentang sholat dan ibadah lainnya untuk menggapai sukses: Tawakal Lagi (https://bukuyusufmansur.com/catalog/book-detail/147)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: