Wisuda Akbar 7 Menggema dari Aceh hingga Papua

Wisuda Akbar 7 Menggema dari Aceh hingga Papua

 

Ketua Panitia Wisuda Akbar 7, Ustadz M Sholehuddin, mengungkapkan, keberhasilan menggelar Wisuda Akbar tahun ini secara serentak di 20 Provinsi dan 2 Kota, lantaran didukung jaringan organisasi. ”Lokasi penyelenggaraan Wisuda Akbar 7 diatur oleh simpul-simpul koordinasi Rumah Tahfiz se-Indonesia,” katanya.

Direktur Eksekutif PPPA Daarul Quran, Darmawan Eko Setiadi, mengatakan, selain di Indonesia, Wisuda Akbar 7 dalam bentuk lebih sederhana juga digelar di Singapura, Hongkong, Jepang, Amerika dan Gaza, Palestina.

Diperkirakan, jumlah peserta Wisuda Akbar 7 yang mengujikan hafalan Surah Al Hasyr, Al-Jumuah, dan Surah Al Munafiqun, ini mencapai 60.000 orang.

Di Gaza, persiapan Wisuda Akbar 7 sempat ditengok oleh Syeikh Ali Ied Abu Mahmud (70) pada 21 Mei lalu. Beliau ulama senior ternama yang pernah menjabat sebagai Anggota Parlemen Palestina di era Yasser Arafat. Syaikh Ali mengunjungi Gedung Daarul Quran Nusantara Cabang Gaza Palestina ditemani pengurus Masjid Ash-Siddiq yang beliau bangun.

Menurut Abdillah Onim, perwakilan Daqu Gaza, santri Daqu Gaza kini lebih dari 180 anak. Dalam waktu kurang dari 2 tahun, sebanyak 15 santri telah berhasil menghafal Quran 30 Juz. Sedang yang lain jumlah hafalannya bervariasi antara 10 hingga 25 Juz.

Mewakili Muslimin Palestina, Syaikh Ali mengucapkan terima kasih kepada Muslimin Indonesia, khususnya kepada Yayasan Daarul Quran Nusantara yang didirikan Ustadz Yusuf Mansur.

Alhamdulillah, Wisuda Akbar 7 diterima di kampus-kampus ternama di Indonesia. Untuk Jawa Timur, wisuda digelar di Masjid Manarul Ilmi Kampus Institut Teknologi Surabaya (ITS). Pembicaranya Ustadz Sholihuddin Alhafidz dan Ustadz Muallim. Sedang untuk Jawa Tengah, digelar di Masjid Kampus Universitas Diponegoro, menampilkan pembicara Dr Ahmad Faiz MA dan Ustaz Arif.

Masjid Kampus UGM yang indah juga jadi tempat gelaran Wisuda Akbar 7 publik Provinsi DI Yogyakarta, dengan pembicara Ustadz H Ahmad Slamet Ibnu Syam dan Ustadz Zainurrosyid.

Sedang masyarakat Jawa Barat mendatangi Wisuda Akbar 7 di Masjid Kampus Universitas Padjajaran di Jatinangor, Sumedang. Pembicaranya Syeikh Ahmad Alkhannaas dan Ustadz Abdoel Rohimi.

Di Padang, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol, Dr H Eka Putra Wirman MA, turut menjadi pembicara bersama Syeikh Muhammad Jabber dan Ustadz Ahmad Jameel. Wisuda Akbar 7 di kota ini terselenggara di Masjid Nurul Iman, Padang Selatan.

Alhamdulillah, Wisuda Akbar 7 juga didukung pemerintah daerah setempat. Di Kalimatan Utara, Gubernur Triyono Budi Sasongko menyediakan tiga speed boat untuk menyeberangkan para peserta Wisuda Akbar 7 ke Pulau Tarakan. Pembicara yang hadir di Masjid Baitul Izzah Islamic Center ini Ustadz Saiful Bahri Lc.

Di Maluku, seribuan anggota masyarakat mengikuti Wisuda Akbar 7 di Kota Ambon. Kegiatan ini merupakan perhelatan akbar pertama kali di Ambon. “Antusias warga sangat luar biasa,” tutur Ustadz Abu Imam Rumbara, Pemimpin Pondok Al Anshor Batumerah, yang mengerahkan santrinya hadir ke Gedung Islamic Centre Ambon menyimak pembicara Ustadz Fahmi Salim MA dan Ustadz Muhajirin.

Rumah Tahfidz Kampung Quran Bobanehena, Halmahera Barat, Maluku Utara, tak mau ketinggalan menuju Ambon. Meski belum setahun berdiri, para santri menjajal hafalannya di ajang Wisuda Akbar 7.

Wisuda Akbar 7 di ujung Timur berlangsung di Masjid Al Akbar Sorong, dengan pembicara Ustadz Akbar Zainuddin MM dan Ustadz Rosyid. Sedang tokoh Papua Ustadz Fadlan Gharamatan tampil di Wisuda Akbar 7 Masjid Asrama Haji Palembang.

Masyarakat Jabodetabek, menyemuti Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, untuk memeriahkan Wisuda Akbar 7. Selain Ustadz Yusuf Mansur, juga hadir tokoh-tokoh seperti Rektor Institut Ilmu Quran Prof Dr Hj Huzaimah T Yanggo, dan Head of Banking Syariah CIMB Niaga Rusdi Dahardin.

Hadir pula Syaikh Giyast dari Haiah Tahfizul Quran Internasional, Syaikh Abdurrahman Jamil Al Awsi, Syaikh Thoyyib dan Syaikh Thariq, dan Syaikh Mahmoud Syahhadah, salah satu murid Syeikh Rojab Dieb dari Syria.

Tampak pula Duta Besar dari sejumlah negara sahabat seperti Dubes Sudan Abdul Rahim Al Siddig, Dubes Libya Mr Abdussame, dan Dubes Mesir Bahaaeldeen Bahgat Ibrahim Dessouki.

Darmawan Eko Setiadi menandaskan, Wisuda Akbar 7 merupakan momentum syiar Al Quran nasional. Terlebih jelang Ramadhan, dimana salah satu amalan penting di Bulan Suci ini adalah tilawah Quran.

 

(Sumber: PPPA Daqu)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: